Sambut Idul Adha Di Tengah Pandemi, FEB UNISMA teladani ketakwaan Nabi Ibrahim AS

Hari Raya Idul Adha 1441 H yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah di tengah pandemi covid-19 belum berakhir, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang memperingatinya dengan dengan berbagi hewan kurban terhadap sesama. Pada Kamis (30/7/2020) Wakil Dekan II (M. Cholid Mawardi, S.E., M.M.) dan Wakil Dekan III (Khalikussabir, S.E., M.M.) mewakili Pimpinan FEB UNISMA menyerahkan 7 ekor hewan kurban yang terdiri sapi dan kambing kepada panitia Kurban Masjid Ainul Yaqin Universitas Islam Malang, Panti Asuhan di Karangploso dan Dau serta beberapa Masjid disekitar kampus. Dalam menyerahkan hewan kurban, pimpinan FEB Unisma didampingi oleh para dosen dan karyawan FEB UNISMA. Sementara wakil penerima hewan kurban mengaku bersyukur bahwa tempatnya dapat menyambut Idul Adha dengan penuh makna.

Sementara itu pada hari Senin, tepatnya 3 Agustus 2020 (Hari Tasyrik ke-3) sebagai puncak peringatan Idul Adha 1441 H Fakultas Ekonomi dan Bisnis Menggelar Istighotsah (Doa Bersama) dan tasyakuran. Acara yang dibuka dengan pembacaan doa bersama kepada para pendiri, dosen, karyawan FEB Unisma yang telah meninggal dunia ini dibuka oleh Dekan, Nur Diana, S.E., M.Si. yang dalam sambutannya mengatakan rasa syukur yang terlimpahkan atas rejeki yang diberikan oleh Allah SWT kepada seluruh hambanya sehingga diberikan dapat menjalankan ibadah menyembelih hewan Kurban.

“Terima kasih kepada seluruh warga civitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma, ditengah pandemi covid-19 yang belum berakhir, semangat kita untuk berbagi dengan sesama dan menjalin rasa kebersamaan pada momen hari raya Idul Adha semakin meningkat” ujarnya saat menyampaikan sambutan pada tasyakuran tersebut.

Selanjutnya Diana menyampaikan bahwa hari raya Idul Adha harus dimaknai sebagai hari besar bagi umat Islam yang diilhami oleh peristiwa bentuk Keimanan, ketakwaan, ketaatan dan keikhlasan yang tinggi dari Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

“Peringatan Idul Adha 1441 harus kita maknai sebagai keteladanan kita kepada nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Keteladanan ini diwujudkan kepada bentuk keimanan, ketakwaan, dan ketaatan yang dijalankan Nabi Ibrahim AS kepada Allah SWT yang memerintahkannya untuk menyembelih Nabi Ismail AS. Di satu lain Kita juga meneladani keimanan dan Keikhlasan Nabi Ismail AS yang rela dirinya menjadi kurban, walaupun akhirnya berbuah manis yaitu Allah telah menggantikan Nabi Ismail AS saat akan disembelih dengan seekor domba. Makna yang mendalam itu harus diteladani dengan peringatan yang penuh makna pula misalnya dengan kegiatan membantu sesama.”

“Dengan semangat kebersamaan yang telah terjalin baik dengan warga masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang berharap momentum Idul Adha dapat menjadi kesempatan untuk dapat berbagi hewan kurban dengan saudara-saudara kita dan warga sekitar dan kita memaknai sebagai wujud syukur kita kepada Allah SWT." Ujar Diana.


Jangan Lewatkan Kabar Terbaru dari Kami!

Berita Terbaru